Rosberg Bisa Kunci Juara di Brasil

BERITA TERKAIT Raikkonen: Ferrari Menderita di Tahun 2016 Pengganti Rio Haryanto Ini Diprediksi Bakal Tampil Gemilang di F1 Klaim Mercedes Tetap Favorit di Musim Depan Bottas Hanya Butuh Mobil Bagus INDOPOS.CO.ID -Mercedes akan menjalani balapan Grand Prix Brasil Minggu besok (13/11) dengan tegang. Persaingan dua pembalapnya, yakni Nico Rosberg dan Lewis Hamilton makin runcing memperebutkan gelar juara dunia 2016. GP Brasil sendiri menjadi balapan seri ke-20. Tepat sebelum seri terakhir dihelat di Abu Dhabi 27 November mendatang. Untuk memastikan persaingan kedua pembalapnya fair, Mercedes Technical Chief, Paddy Lowe kemarin angka bicara. Dia berjanji, timnya tidak akan memberi keistimewaan apapun kepada salah satu di antara Rosberg maupun Hamilton. Semua akan diperlakukan adil. Rosberg datang ke Brasil dengan keunggulan 19 poin dari Hamilton. Rosberg kini masih memimpin klasemen pembalap dengan 349 poin. Hamilton berada di posisi kedua dengan 330 poin. “Tidak akan ada faktor keuntungan performa untuk salah satu di antara mereka,” ucap Lowe dilansir motorsport. “Hanya seperti biasanya. Kami akan memastikan dua mobil dan dua power unit terbaik akan digunakan keduanya,” tambah pria 54 tahun tersebut. Itu artinya, klaim Paddy, Rosberg punya peluang mengunci gelar juara dunia pertamanya di tanah Samba. Untuk mewujudkan itu, pembalap Jerman tersebut paling aman harus meraih podium tertinggi alias finis pertama. Jika itu terjadi, Rosberg akan langsung merengkuh juara dunia tanpa harus melihat posisi yang didapat Hamilton. Menjadi juara akan membuat pembalap 31 tahun itu mengumpulkan 374 angka. Hasil dari tambahan 25 poin untuk podium tertinggi. Jika pun Hamilton finis runner up, selisih keduanya menjadi 265 poin. Sudah tidak mungkin terkejar dengan satu balapan tersisa. Rosberg sendiri cukup percaya diri. Apalagi, dua musim terakhir, dia selalu menempati podium tertinggi. Hamilton sendiri selalu finish runner up di dua musim terakhir d Brasil. “Aku punya performa apik saat tampil di Sao Paulo. Balapan di sana selalu menarik. Aku tak sabar membalap di hadapan fans Brasil yang luar biasa,” ucapnya. Andai kata pun Rosberg finish kedua, di masih punya peluang mengunci gelar. Namun, syaratnya cukup riskan. Dia harus berharap Hamilton finish di bawah empat besar. Jika itu terjadi, selisih poin keduanya menjadi 27. Balapan seri terakhir di Abu Dhabi akan panas jika Rosberg finis runner up dan Hamilton menjadi juara. Selisih poin keduanya akan makin menipis menjadi tinggal 12 poin. Hamilton sendiri begitu percaya diri dia masih punya kesempatan. “Sejak kali pertama aku memulai karier di F1, aku meyakini semuanya masih bisa berubah meski itu di momen paling terakhir. Jadi kamu harus terus berusaha sampai semuanya benar-benar berakhir,” ucap pembalap Inggris tersebut. Jika pun Rosberg hanya finis di podium ketiga, dia juga masih punya kesempatan mengunci gelar juara dunia F1 pertamanya. Syaratnya, dia harus berharap Hamilton finish di posisi di bawah lima besar. Rosberg sendiri mengaku masih benar-benar fokus menghadapi balapan Minggu besok. “Masih ada dua balapan tersisa. Dan semuanya masih bisa terjadi,.” ucap suami Vivian Sibold tersebut,” ujarnya. Di bagian lain, pembalap Formula 1 asal Inggris, Jolyon Palmer, memiliki ambisi untuk bisa finis di posisi 10-besar pada GP Brasil dan GP Abu Dhabi. Itu merupakan dua seri terakhir F1 2016. Bisa finis di posisi 10-besar, berarti Palmer bakal mendapat poin. Itu sangat penting sebagai upaya untuk mengamankan posisinya di tim Renault. Maklum saja, untuk musim balap 2017, Renault telah mengontrak eks pembalap Force India, Nico Hulkenberg. Hanya saja, satu kursi lagi belum bertuan. Manajemen Renault masih bingung memilih Kevin Magnussen atau Palmer. Dalam hal performa sejauh ini, Magnussen lebih baik karena mampu mengantongi 7 poin hasil dari finis di posisi 7 pada GP Rusia dan peringkat 10 pada GP Singapura. Sedangkan Palmer baru mengemas 1 angka hasil dari finis di peringkat 10 pada GP Malaysia. “Saya memiliki keyakinan bisa meraih hasil bagus di Brasil. Saya ingin memanfaatkan momentum bahwa kami meraih hasil positif pada paruh musim kedua. Musim ini berjalan begitu cepat. Saya berambisi untuk tampil apik di Brasil dan Abu Dhabi. Saya harus mendapat minimal 1 poin dari dua seri balapan tersisa,” sebut Palmer kepada Fox Sports . Dengan tambahan poin, kans Palmer untuk dipertahankan menjadi pembalap Renault terbuka lebar. Meski, dia tetap harus bersaing dengan rekannya, Magnussen. “Tambahan poin sebelum musim ini berakhir sangat penting bagi saya. Oleh karena itu, saya akan tampil penuh motivasi tinggi dalam dua seri tersisa,” pungkas. (rr/epr/JPG)

Sumber: Indopos