Soal Kasus Korupsi Keberatan Pajak, KPK Didesak Periksa Petinggi BCA

RIMANEWS-Terkait kasus dugaan korupsi keberatan pajak Bank Central Asia (BCA), Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) didesak segera memeriksa petinggi bank tersebut. Pasalnya, ada beberapa pihak Bank BCA ikut meraup keuntungan dari kasus tersebut. “KPK jangan hanya fokus pada Hadi. Tapi juga orang-orang BCA juga yang mendapatkan keuntungaan dari kasus penglempangan pajak ini, segera periksa oleh KPK,” ungkap Koordinator investigasi FITRA Ucok Sky Khadafi, Rabu (7/5/2014). Karenanya, FITRA mendesak pihak KPK tidak memeriksa orang-orang Bank BCA yang tidak punya jabatan dan mendapat keuntungan dari kasus itu. Sebab, dengan begitu KPK bisa mengusut kasus itu secara tuntas. “Tentu jangan membidik orang-orang pelaksana atau orang-orang kecil BCA, tapi harus sampai orang-orang manajer top ke atas sebagai pembuat atau pemberi persetujuan atas kasus pajak ini,” kata Ucok. Saat ini, menurut Ucok, masyarakat tengah menunggu pihak KPK mengupas tuntas kasus tersebut secepatnya. “Publik menunggu mereka pun dijadikan tersangka dalam waktu dekat.” KPK sendiri dalam kasus ini telah menetapkan satus tersangka, yakni mantan Ketua BPK Hadi Purnomo. Hadi diduga menyalahgunakan wewenangnya saat menjabat sebagai direktur jenderal Pajak. KPK menduga Hadi tidak sendiri dalam kasus tersebut. Saat mengumumkan status tersangka, (21/4/2014), Ketua KPK Abraham Samad mengisyaratkan adanya keterlibatan pihak lain. Dia menyebutkan, Hadi diduga melakukan tindak pidana korupsi bersama kawan-kawan. Hadi dan kawan-kawan, kata Abraham, disangka melanggar Pasal 2 Ayat 1 dan atau Pasal 3 Undang-Undang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi juncto Pasal 55 Ayat 1 ke-1 KUHP. Penyertaan sangkaan menggunakan Pasal 55 KUHP juga mempertegas dugaan Hadi tidak sendirian melakukan perbuatan tersebut. Selaku Direktur Jenderal Pajak periode 2002-2004, Hadi diduga melakukan penyalahgunaan wewenang dan atau perbuatan melawan hukum terkait dengan pengajuan keberatan pajak BCA. Baca Juga KPK Ajari Anak-Anak Bahaya Korupsi Bupati Nganjuk Tersangka Korupsi KPK Tetapkan Anggota DPR Golkar Tersangka 3 Keluhan KPK kepada Pemerintahan Jokowi Sri Mulyani: Tugas Utama Kemenkeu Jaga Keuangan Negara Sponsored Telah Launching Rimanews Android Apps KATA KUNCI : Polhukam , KPK , pajak , Hadi Purnomo , BCA , Polhukam , KPK , pajak , Hadi Purnomo , BCA , Polhukam , KPK , pajak , Hadi Purnomo , BCA

Sumber: RimaNews