Rusia Bertekad Temukan Cara agar Diterima dalam Perundingan Nuklir

RIMANEWS – Kementerian Luar Negeri Rusia, dalam satu pernyataan Jumat (4/7) mengatakan, pihaknya bertekad untuk menemukan taktik yang dapat diterima guna menyelesaikan isu nuklir dalam pembicaraan antara Iran dan Kelompok 5+1. Pernyataan itu mengacu pada pembicaraan intensif antara kedua pihak untuk menyusun teks kesepakatan akhir. Pernyataan itu melanjutkan, bahwa perundingan antara anggota Kelompok 5+1 termasuk Rusia, Tiongkok, Prancis, Inggris, Amerika Serikat dan Jerman serta Kepala Kebijakan Luar Negeri Uni Eropa, Catherine Ashton, dan pihak Iran dengan Menteri Luar Negeri Mohammad Javad Zarif sebagai kepala tim perundingan Iran mulai bekerja pada 2 Juni di Wina. Wakil Menteri Luar Negeri Rusia, Sergey Ryabkov, sedang menuju untuk bergabung dalam tim negosiasi Rusia dalam putaran perundingan. Pernyataan itu juga menyebut, pertemuan trilateral antara Iran, Rusia dan Tiongkok di Wina, di mana Zarif, Ryabkov dan Wang Qun, direktur jenderal Departemen Pengendalian Senjata Kementerian Luar Negeri Tiongkok membahas isu-isu nuklir. Dalam hal ini juga menunjukkan, bahwa Ryabkov mengadakan pertemuan terpisah dengan Catherine Ashton, Abbas Araqchi dan Majid Takht-e-Ravanchi, deputi menteri luar negeri Iran, serta Wendy Sherman dan William Burns, para wakil Menlu AS. Kementerian Luar Negeri Rusia menggarisbawahi bahwa delegasi Rusia akan melakukan yang terbaik dalam pembicaraan Wina, untuk membantu menyusun teks kesepakatan akhir dan memecahkan masalah yang tersisa di bidang ini sampai 20 Juli 2014. (M.G) Baca Juga Saudi Vonis Mati 15 Mata-mata Iran Rusia dan RRC Veto Resolusi Gencatan Senjata di Aleppo Iran Tak Akan Biarkan Trump Batalkan Perjanjian Nuklir Sukhoi Rusia Jatuh ke Laut Mediterania Rusia Kaget Dengar Erdogan Ingin Gulingkan Bashar Al-Assad Sponsored Telah Launching Rimanews Android Apps KATA KUNCI : Internasional , AS , iran , Nuklir , Perundingan , Rusia , Wina , Internasional , AS , iran , Nuklir , Perundingan , Rusia , Wina

Sumber: RimaNews