Lini Depan tak Sesuai Rencana, Persib Memasuki Fase Kritis

– Perjalanan Persib Bandung dalam upaya mempertahankan gelar juara memasuki fase kritis setelah tumbang dipukul Pusamania Borneo FC 1-2 (1-1) pada laga pertama semifinal Piala Presiden 2017 di Stadion Segiri, Samarinda, Kamis, 2 Maret 2017. Dua gol dari sepasang penyerang Pesut Etam, yakni Reinaldo Da Costa dan Patrich Wanggai hanya bisa dibalas satu gol Vladimir Vujovic.
Untuk melangkah ke final, Maung Bandung harus menang minimal 1-0 pada laga kedua di Bandung, Minggu, 5 Maret 2017. Syarat tersebut mungkin saja tampak mudah dipenuhi lantaran Persib akan bermain di Bandung dengan dukungan bobotoh dan rekor mentereng tak pernah kalah sejak 2016.
Namun, pelatih Djadjang Nurdjaman menegaskan, menundukkan PBFC, meski hanya dengan satu gol,akan menjadi pekerjaan rumit bagi Persib. Apalagi, Maung Bandung masih tidak akan diperkuat striker Sergio van Dijk yang cedera.
“Kami memang masih bisa lolos ke final dengan syarat minimal menang 1-0 di Bandung. Banyak orang mungkin mengatakan syarat itu akan mudah dipenuhi. Tapi bagi saya itu akan menjadi tugas berat. Borneo punya pertahanan sangat solid, sangat kuat,” ujar Djadjang Nurdjaman seusai pertandingan.
Dia mengakui, kekalahan timnya tidak lepas dari performa buruk, terutama sepanjang babak pertama. Menurut dia, Persib nyaris tidak sanggup berbuat apa-apa menghadapi tuan rumah yang tampil terus menekan dengan tempo permainan cukup cepat.
“Lini tengah dan depan tidak berjalan sesuai rencana. Kami nyaris tidak bisa berbuat apa-apa. Banyak pemain tidak berada pada penampilan terbaiknya, kami tidak bisa mengirim ancaman,” ujar Djadjang.
Selain buruk dalam menyerang, Djadjang juga mengakui Persib teledor dalam menghadapi eksekusi bola-bola mati Borneo. Kedua gol Borneo bermula dari umpan sepak pojok dan tendangan bebas Asri Akbar yang kemudian dikonversi menjadi gol melalui sundulan kepala Reinaldo dan Patrich.
“Kami sudah berlatih mengantisipasi bola-bola mati mereka, tapi masih juga kebobolan. Gol pertama dari corner. Yang kedua, Matsunaga melakukan pelanggaran yang tak perlu sehingga Asri bisa memberikan umpan tendangan bebas untuk gol Patrich,” ujar Djadjang.***

zhongguomingshi.com togel singapor Sumber: Pikiran Rakyat