Konsumen Mulai Beralih Incar Rumah Mewah

Suara.com – Real Estate Indonesia (REI) Jawa Tengah optimistis penjualan rumah mewah akan meningkat seiring dengan peningkatan permintaan dari kalangan masyarakat menengah ke atas. “Terutama untuk Semarang saat ini banyak pengembang perumahan menengah ke bawah bergeser ke rumah tipe menengah dan menengah atas karena pertumbuhan penjualan rumah tipe tersebut terus membaik,” kata Wakil Ketua Bidang Promosi, Humas, dan Publikasi REI Jateng Dibya K Hidayat di Semarang, Rabu, (11/2/2015). Bahkan, pada pameran REI kedua tahun ini yang dilaksanakan dari tanggal 11-22 Februari di Mal Paragon, perumahan yang ditawarkan khusus menengah dan menengah atas. “Kami optimistis penjualan akan bagus mengingat pada pameran pertama REI yang dilaksanakan pada bulan Januari lalu penjualan tidak terlalu menggembirakan,” katanya. Kata dia, pada pameran pertama lalu penjualan mencapai 40 unit maka pihaknya optimis penjualan pada pameran kedua bisa mencapai 70 unit. Apalagi pameran tersebut diikuti oleh 18 pengembang dengan masing-masing pengembang memiliki banyak tipe yang ditawarkan sehingga diharapkan calon pembeli memiliki banyak pilihan rumah yang akan dibeli. Sedangkan mengenai lesunya penjualan pada pameran pertama tersebut, menurut dia kondisi tersebut biasa terjadi pada setiap tahun. Bagi sebagian orang, awal tahun bukan merupakan musim belanja termasuk untuk pembelian rumah. Sementara itu sektor properti di Semarang terutama rumah tinggal yang saat ini didominasi oleh rumah mewah, menurutnya, kondisi tersebut merupakan dampak dari berkurangnya ketersediaan rumah komersial murah dengan harga Rp200 jutaan di Semarang. “Harga rumah tipe Rp200 jutaan saat ini lebih banyak dibangun di daerah-daerah penyangga karena harga tanah di Semarang terus meningkat,” katanya. (Antara)

Sumber: Suara.com