Gerindra: Perppu Pilkada Masih Abstrak

Rimanews – Anggota Dewan Pembina Partai Gerindra, Martin Hutabarat menilai Perppu Pilkada yang diterbitkan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono masih abstrak. Sehingga, perlu dikaji ulang oleh seluruh anggota DPR RI. “(Perppu, red) ini rumusannya masih abstrak. Sehingga perlu dikaji, dicermati oleh teman-teman DPR,” kata Martin di Jakarta, Sabtu (4/10). Baca Juga SBY Tebar Pesona Agus, Siapa Kepincut? Agus Kaget SBY Muncul di Tengah Kampanye Aktivis George Aditjondro Meninggal di Palu Gerindra: Kasus Makar Rachmawati Tak Ada Hubungan dengan Partai Gerindra Sangsi Rachmawati dan Kivlan Zen Makar Martin menegaskan, Partai Gerindra menilai, keluarnya perppu terkait UU Pilkada tidak jelas peruntukannya. Karena bukan dalam kegentingan mendesak atau kekosongan hukum. Dikatakan Martin, isi Perppu yang dikeluarkan oleh Presiden SBY belum diketahui secara detail. Baik oleh Gerindra maupun partai yang tergabung dalam Koalisi Merah Putih (KMP). “Saya belum baca. Kalau untuk perbaikan, saya kira harus dilihat kembali, apa manfaatnya untuk masyarakat. Jadi perlu dipertimbangkan,” jelas dia. Martin menambahkan, 10 syarat atau usulan perbaikan yang diajukan Demokrat diduga masuk dalam Perppu itu. Tetapi, menurut dia usulan itu sebenarnya sudah dibahas di Panitia Kerja (Panja) RUU Pilkada.[] Sponsored Telah Launching Rimanews Android Apps KATA KUNCI : perppu pilkada , Gerindra , SBY , politik , Nasional

Sumber: RimaNews