Bupati Karanganyar akan Cek Penggunaan Elpiji 5,5 Kg di Rumah PNS

Penggunaan bright gas digalakkan di kalangan PNS. Solopos.com, KARANGANYAR – Bupati Karanganyar, Juliyatmono, akan mengecek rumah pegawai negeri sipil (PNS) untuk memastikan PNS melaksanakan imbauan beralih ke elpiji ukuran 5,5 kilogram (kg). Bupati berharap PNS menjadi contoh beralih ke elpiji nonsubsidi. “PNS dianggap mampu sehingga tidak boleh menggunakan elpiji bersubsidi. Kalau masih ada yang pakai elpiji tiga kilogram, saya kasih hadiah. Elpiji itu harusnya digunakan masyarakat yang membutuhkan,” kata Yuli saat ditemui wartawan seusai deklarasi penggunaan elpiji 5,5 kilogram di Gedung Wanita Karanganyar, Rabu (23/11/2016). Dia berharap PNS membantu program pemerintah mengurangi konsumsi elpiji bersubsidi sehingga elpiji tiga kilogram hanya dimanfaatkan masyarakat yang membutuhkan. Marketing Branch Manager PT Pertamina Area DIY-Soloraya, Dody Prasetya, menyampaikan data konsumsi tabung elpiji bright gas ukuran 5,5 kilogram di Karanganyar 5.000 tabung per bulan. “Awalnya 2.500-3.000 tabung per bulan menjadi 22.000 tabung pada bulan Oktober. Itu untuk wilayah DIY dan Soloraya. Ini upaya pemerintah mengurangi konsumsi elpiji bersubsidi,” tutur Dody. Dia juga menyampaikan PNS dapat menukarkan dua tabung kosong elpiji tiga kilogram ditambah Rp38.000 dengan satu tabung bright gas 5,5 kilogram kosong. Apabila menghendaki satu tabung bright gas 5,5 kilogram isi maka dua tabung kosong tiga kilogram ditambah Rp100.000. Dody menjanjikan masyarakat tidak kesulitan mendapatkan elpiji 5,5 kilogram. lowongan kerja lowongan kerja BPR MITRA BANARAN MANDIRI, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Sumber: Solopos