Awak Persiba Kerja Lembur

Sindonews.com – Persiba Bantul tidak mengenal libur untuk para punggawanya. Usai menang telak 4-1 atas PSLS Lhokseumawe, Laskar Sultan Agung kemarin pagi sudah terlibat latihan lagi. Pasalnya, besok harus berjibaku meladeni tim tamu, Persiraja Banda Aceh di Stadion Sultan Agung. Asisten Pelatih Persiba Albert Rusdiana mengatakan, biasanya usai menjalani laga resmi skuad Persiba diliburkan untuk sekedar rehat. Namun, berhubungan jeda antarlaga (versus PSLS Lhokseumawa dan Persiraja) hanya 3 hari, tidak ada waktu bagi Ezequiel Gonzalez dkk untuk beristirahat. “Tidak ada libur. Sore kemarin, tanding resmi pagi harinya kembali latihan,” katanya, Jumat (29/3/2013). Tim pelatih sudah memberikan penjelasan kepada para punggawa seputar tidak adanya libur latihan tersebut. Para pemain juga tidak mempersoalkannya mengingat mereka menyadari pentingnya laga kontra Persiraja. “Sesuai instruksi pelatih, setiap laga kandang harus mengambil poin penuh. Kemenangan menjadi harga mati di laga kandang. Kamis kemarin mengalahkan PSLS, Minggu besok harus mengalahkan Persiraja,” tegas Albert. Menurut dia, materi latihan menjelang laga kontra Persiraja lebih banyak memfokuskan untuk urusan teknik dan teamwork. Meski di depan publik sendiri bisa menang menyakinkan atas PSLS, namun bukan berarti pola permainan yang diperagakan tim yang berdiri sejak 1967 ini sudah menyakinkan. “Jujur saja belum menyakinkan dari sudut pandang permainan,” imbuhnya. Albert mengatakan beberapa pekerjaaan yang harus dibenahi Persiba adalah kerjasama antarlini, terutama lini belakang. Selain itu, umpan-umpan menyilang dari rusuk kiri dan kanan ke jantung pertahanan lawan juga masih perlu dibenahi. “Boleh dibilang lini belakang kita masih keropos, umpan-umpan crossing juga kurang maksimal. Itu yang salah satu materi latihan dalam dua hari latihan ke depan sebelum bertanding resmi melawan Persiraja,” jelasnya. Disinggung materi pemain yang disiapkan menjamu Persiraja, kemungkinan besar tidak jauh berbeda saat melumat PSLS. Untuk starting XI, kalau pun ada perubahan, mungkin hanya di area wing back kiri. Saat meladeni PSLS, kinerja Kerry Yudiono kurang maksimal dibanding Danan Puspito yang masuk di pertengahan babak kedua. Danan ini dianggap lebih mobile baik dalam bertahan maupun dalam membantu serangan dibanding yang dipraktekkan Kerry. Eks pemain Persijap Jepara ini juga lebih unggul dalam penguasaan posisi di area yang menjadi tanggung jawabnya. “Untuk materi pemain kurang lebih sama. Namun keputusan siapa yang akan menjadi starting line up ada di tangan pelatih,” kata Albert. ( wbs ) dibaca 768x

Sumber: Sindonews