4.500 Personel Amankan Final Piala AFF di Pakansari

Bogor – Sebanyak 4.500 personel gabungan disiagakan guna mengamankan pertandingan putaran pertama final Piala AFF 2016 antara Timnas Indonesia melawan Thailand di Stadion Pakansari, Cibinong, Kabupaten Bogor, Rabu (14/12) besok. Pesonel gabungan terdiri dari unsur Polri (Polres, Polda, Mabes, Brimob), TNI, Satpol PP, Pemadam Kebakaran, DLLAJ, dan PMI. Kapolres Kabupaten Bogor AM Dicky dalam keterangannya menjelaskan, persiapan pengamanan tersebut dilakukan setelah panitia AFF secara resmi menujuk Stadion Pakansari Bogor menjadi putaran pertama final AFF. “Kepolisian Resor Bogor baru mendapatkan surat resmi dari panitia AFF pada Minggu malam. Selanjutnya kami telah melaksanakan rapat untuk mengevaluasi pengamanan semifinal yang kemarin dilaksanakan di Pakansari juga. Semifinal kemarin 3.000, untuk final kami tingkatkan pengamanannya dan diperkirakan jumlah penonton hadir juga lebih banyak,” kata Dicky, Selasa (13/12). Polres Bogor akan menyiapkan pola pengamanan seperti pengamanan semifinal serta mengerahkan personel dari Polres Bogor dan tambahan personel BKO dari Sabhara Polda Jawa Barat dan Brimob, serta Mabes Polri. “Hasil evaluasi pengamanan semifinal lalu Polres Bogor akan memperbaiki beberapa hal seperti pengamanan di pintu gerbang stadion dan mencegah agar penonton tidak membeludak maka pihak keamanan nantinya membuka gerbang stadion sejak pukul 15.30 WIB untuk mencegah penumpukan” paparnya. Polres Bogor akan melaksanakan penyekatan di luar ring Stadion Pakansari. Selanjutnya untuk kantong parkir akan difokuskan di jalur Jalan Tegar Beriman Kabupaten Bogor. Jalan alternatif Stadion Pakansari mulai simpang dari Jalan Raya Bogor Jakarta, sampai ke Simpang Jalan Stadion dari arah Tegar Beriman akan ditutup mulai dari jam 12.00 WIB sampai dengan 23.00 WIB. “Saya berharap masyarakat tertib dan seputar komplek stadion sudah steril mulai pukul 12.00 hingga jam 23.00 WIB,” kata Kapolres Bogor. Selanjutnya Kapolres Bogor mengimbau kepada masyarakat agar tertib dan menjadi tuan rumah yang baik dengan menunjukkan suporter Indonesia baik dan sportif. Polres Bogor melarang adanya penggunaan flare , kembang api, petasan, ataupun laser. Untuk itu, polisi akan memeriksa seluruh penonton saat masuk ke dalam stadion. Dicky juga mengingatkan, masyarakat juga berhati-hati dan teliti saat membeli tiket serta tidak membeli tiket melalui pelantara karena diduga palsu. Bila masyarakat tidak mendapatkan tiket alangkah lebih baiknya tidak memaksa menonton di stadion melainkan menonton pertandingan di rumah. “Pengalaman saat semifinal kemarin banyak masyarakat yang tidak memiliki tiket memaksa menonton di stadion. Untuk itu, saya berharap masyarakat lebih teliti saat membeli tiket,” tambah Dicky. Vento Saudale/JAS BeritaSatu.com

Sumber: BeritaSatu