350 Perwira Kepolisian Turki Dipecat Karena Korupsi

RIMANEWS – Pemerintah Turki dilaporkan memberhentikan 350 perwira polisi di ibukota Ankara menyusul penyelidikan korupsi. Media Turki melaporkan mereka diberhentikan berdasarkan dekrit pemerintah yang dikeluarkan Senin tengah malam (06/01), termasuk kepala unit kejahatan keuangan, unit antipenyelundupan dan unit kejahatan terorganisasi. Pemecatan dan mutasi kali ini merupakan yang terbesar sejak kepolisian Turki memulai penyelidikan korupsi di pemerintah. Perdana Menteri Recep Tayyip Erdogan menyebut penyelidikan korupsi ini sebagai kampanye yang kotor. Dengan pemecatan terbaru ini, pihak berwenang mendatangkan perwira polisi dari luar ibukota untuk mengisi jabatan-jabatan yang ditinggalkan. Sebelumnya Klik sejumlah polisi juga dipecat terkait penyelidikan kasus korupsi. Tiga menteri kabinet, Menteri Lingkungan Erdogan Bayraktar, Menteri Ekonomi Zafer Caglayan dan Menteri Dalam Negeri Muammer Guler mengundurkan diri setelah anak-anak mereka ditangkap terkait penyelidikan korupsi di bank negara. Pemberhentian 350 perwira polisi ini terjadi di tengah upaya pemerintah meminimalkan dampak penyelidikan korupsi. Banyak pihak yakin penangkapan dan pemberhentian ini mencerminkan perselisihan di dalam tubuh partai AK yang berkuasa. Partai dilaporkan terpecah antara kubu yang mendukung PM Recep Tayyip Erdogan dan kubu pendukung Fethullah Gulen, cendekiawan Islam berpengaruh yang mengasingkan diri di Amerika Serikat. Anggota kubu Gulen dikatakan memegang berbagai jabatan penting di lembaga-lembaga seperti kepolisian dan pengadilan, demikian .(yus/RM) Baca Juga 14 tentara Turki tewas di Suriah Polisi bakal tilang bus “telolet” Anggota parlemen Ukraina sebut pembunuh dubes Rusia pahlawan Sponsored Telah Launching Rimanews Android Apps KATA KUNCI : Internasional , korupsi , polisi , Turki , Perwira , Internasional , korupsi , polisi , Turki , Perwira , Internasional , korupsi , polisi , Turki , Perwira

Sumber: RimaNews