Cristian Brocchi Terlalu Cinta Pada AC Milan

bet 88

Namun sialnya, ia merasa tak sanggup untuk mengatakannya karena ia terlalu mencintai Milan yang telah memberikan segalanya bagi karirnya sebagai pemain atau memberinya peluang untuk menjadi pelatih.
Bicara soal Brocchi, tentu saja tidak bisa dilepaskan dari Milan. Ia tumbuh di akademi sepakbola Milan dan masuk ke tim utama pada 1994 dan bertahan sampai 2008 karena dilepas ke Hellas Verona. Namun sejauh apapun ia melangkah, pada akhirnya Brocchi kembali membela Milan pada 2001-2008 sebelum kemudian main untuk Fiorentina dan Lazio serta pensiun pada 2013 lalu.
Meski demikian, Brocchi sempat memiliki masa yang tidak mengenakkan ketika bersama Milan. Tepatnya ketika musim lalu saat ia ditunjuk menggantikan Sinisa Mihajlovic selama dua bulan saja. Berharap mendapatkan kontrak permanen di musim baru ini, nama Brocchi malah didepak oleh Milan demi bisa mendapatkan seorang Vincenzo Montella.
Saya bisa mengatakan banyak hal yang tidak mau dipahami oleh orang-orang. Milan adalah keluarga saya dan saya memilih untuk tidak mengatakannya. Dahulu saya dipaksa pensiun karena mengalami cedera dan saya tidak punya pilihan lain selain menerimanya. Untungnya, Milan menawari saya jabatan menjadi pelatih Tim Primavera mereka. Saya langsung menerimanya karena disana ada banyak potensi besar, tutur Brocchi.
Saya memang gagal ketika melatih Milan. Pelatih adalah orang yang paling bertanggung jawab dan menjadi orang pertama yang harus membayar semuanya ketika segala sesuatunya tidak berjalan bagus. Ia adalah orang yang wajib memberikan identitas dan karakter kepada tim asuhannya.
Lepas dari Milan, Brocchi sendiri saat ini berlabuh ke Brescia sebagai pelatih kepala. Brescia yang bermain di Serie-B saat ini dibawanya duduk di peringkat keempat klasemen dengan mengantongi empat angka dari dua pertandingan yang telah dimainkan.

zhongguomingshi.com bet 88 Sumber: Sidomi