Kunjungi Timor Leste, SBY Bersua Mantan Tahanan Politik

Rimanews – Pesiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) didampingi Ibu Negara Ani Yudhoyono beserta rombongan memenuhi undangan resmi Presiden Republik Demokratik Timor Leste, Taur Matan Ruak. Staf Khusus Presiden bidang Hubungan Internasional Teuku Faizasyah dalam rilisnya Senin (25/8) pagi menyatakan, kunjungan ke Timor Leste ini merupakan kali kedua bagi Presiden SBY. Sebelumnya, SBY pernah menggelar pertemuan di Timor Leste pada 19 Mei 2012. Baca Juga “Manisnya Era Soeharto dan Pahitnya Era Jokowi” Hanura Tangkis Kritik SBY ke Jokowi Mantan Staf SBY Dilaporkan Terkait Rush Money Saran SBY untuk Jokowi SBY: Saya Difitnah Hendak Jatuhkan Jokowi Selain melakukan pertemuan bilateral dengan Presiden Taur Matan Ruak, SBY juga akan bertemu PM Kay Rala Xanana Gusmao. Seperti diketahui, Xanana pernah ditangkap dan menjadi tahanan politik di Indonesia. Dalam kedua pertemuan tersebut, ujar Faizasyah, akan dibahas kerja sama di bidang ekonomi, pendidikan, konektivitas, dan people-to-people contact. “Selain itu, juga akan dibahas isu-isu regional dan global yang menjadi perhatian bersama kedua negara,” ujar Faizasyah. Rencananya, SBY juga akan menandatangani sejumlah Nota Kesepahaman di bidang perikanan dan kelautan, pendidikan dan kebudayaan, teknologi informasi, serta Development on Regional Integrated Economic Approach (DRIEA). SBY juga dijadwalkan meletakkan batu pertama pendirian Gedung Pusat Budaya Indonesia di Dili. “Pertemuan bilateral Presiden SBY dengan Presiden Taur Matan Ruak maupun dengan PM Xanana Gusmao akan dimanfaatkan untuk membahas berbagai raihan kerja sama (take stock) sekaligus mengeksplorasi peluang-peluang kerja sama baru, utamanya bidang-bidang yang kiranya dapat ditindaklanjuti oleh pemerintahan RI di bawah Presiden dan Wakil Presiden terpilih,” ujar Faizasyah Sponsored Telah Launching Rimanews Android Apps KATA KUNCI : SBY , Xanana Gusmao , Timor Leste , politik , Nasional

Sumber: RimaNews